Archive for the ‘ Puisi ’ Category

IBU

PUISI UNTUK IBU
Kenanglah (Untuk Ibu)
“apa yang bisa kita berikan padanya… kecuali rasa pedih dihatinya karena angkara kita”

Kenanglah … waktu kecil, kau dibuai oleh ibu…

Kenanglah hangat kasih sayang sang ibu…

Kala sedih menerpa…maka dia ada di sisimu…

Kala bahagia menerpa … iapun ikut bahagia…

Saat balita telah lewat…

Saat remaja telah beranjak…

Saat dewasapun kini berjalan…

Apakah tak kau rindukan saat dia selalu di sisimu?

Berapa banyak kasih yang telah kita tebar…

Sebagai balas akan kasih sayangnya?

Tiada seujung kuku hitampun tertebus…

Bagai sepenggalah mentari di langit biru…

Berapa banyak jasa beliau?

Berapa banyak siksa kita padanya?

Cobalah kita bersama hentikan sesaat

Segala aktifitas yang sedang kita kerjakan.

ibu3

Kenanglah wajah lembut ibumu…

Bahkan lengkap dengan kerut lelah

Dibawah kelopak matanya…

Kenang…dan kenang hingga

Hilang semua bayangan maya…

Berganti sosok sang ibu

Di depan kita…..

Kemudian tariklah nafas dalam-dalam…

Hembuskan secara pelan…

Tarik lagi…dan…hembuskan…

Lakukanlah itu dengan penuh perasaan…

Seraya…tetap kau pandang…

Wajah lembut ibumu…

Walau itu hanya dalam khayal…

Rasakan denyut lembut jantungmu…

rasakan pula desir darahmu…

yang mengalir di segenap pembuluhmu…

Saat ini pula … cobalah… dan…

Terus cobalah mengenang segala

Masa lindungan sang ibu….

Dan kenanglah pula…

Segala dosa yang t’lah kita perbuat padanya…

Katakanlah dalam hatimu terus berulang

Ibu…ataukah… mama… ataukah mami..

Ataukah apa sajalah…asalkan kian mengakrabkan

antara dirimu dengan dirinya.

Lalkukan… dan terus lakukan…

Jangan kau perdulikan semua kesibukan…

Yang ada di kiri kanan

Sekarang yang ada hanya …

kau dan bayang ibumu…

Perlahan… rasakan gejolakmu

Yang kian terasa di dalam hati…

Perlahan pula ….

Pejamkanlah matamu…

Tuk terus kenang ibumu…..

Advertisements